Detail Cantuman Kembali
laju korosi pipa inlet (cooling water) berbahan dasar aluminium nikel akibat air laut
Korosi merupakan salah satu permasalahan penting yang harus dihadapi oleh berbagai macam sektor industri di Indonesia terutama industri perkapalan. Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan sebagai akibat langsung dari masalah tersebut. Secara teori tidak mungkin sepenuhnya dicegah karena peroses alamiah, tetapi semaksimal mungkin harus dikendalikan mengingat arti penting dari segi ekonomi, teknis dan keamanan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan data laju korosi yang disebabkan oleh air laut dengan bahan pipa aluminium nikel yang terdapat pada sistem pendingin terbuka. Laju korosi dari waktu ke waktu akan dicatat sehingga didapat suatu tren yang diharapkan mampu dijadikan suatu acuan pendekatan merencanakan pelindungan yang maksimal terhadap material berbahan aluminium nikel. Dengan demikian tidak akan terjadi penggantian material terlalu cepat ataupun terlambat, yang berarti akan menambah biaya perbaikan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengamatan terhadap bahan material pengecoran pipa aluminium nikel, pada laju inlet untuk mengetahui berapa laju korosinya. Proses pemodelan dan simulasi dilakukan dengan menggunakan program microsof excel untuk mengetahui cepat terjadinya laju korosi. Untuk mengetahui model atau karakteristik aliran yang terjadi pada tiap-tiap aliran pada pipa pengujian yang menyebabkan tinggi laju korosi. Dari hasil pengujian selama 3 bulan menunjukkan bahwa material pertama 1,833 gram, material kedua 1,583 gram dan material ketiga 1,75 gram terjadinya laju korosi.
622.14.08 Heg l
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2014
Surabaya
vii, 56 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







